Tiga Milineal Kelahiran Musi Rawas Raih Penghargaan DPD RI

Miliki jiwa entrepreneur yang telah berhasil mengembangkan usaha di Provinsi Bengkulu.

Apriliansyah putra asli dari Muara Beliti memiliki usaha di Bengkulu bersama AMR Group nya yang focus pada konveksi, percetakan dan perlengkapan pramuka.(dok. Infosotcom)

iNFOSEMPURNA.com.BENGKULU – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin menyerahkan penghargaan kepada lima generasi milenial yang memiliki jiwa entrepreneur yang telah berhasil mengembangkan usaha di Provinsi Bengkulu.

Kelima generasi milenial itu, tiga diantaranya merupakan putra kelahiran Kabupaten Musi Rawas sementara dua lainnya dari Propinsi Bengkulu yakni Yuni dan Dila.

Penyerahan pengahrgaan ini diserahkan oleh Wakil Ketua DPD RI pada acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Menebar Jiwa Entrepreneur di Kaum Milenial, dalam Rangka Pengelolaan Sumber Daya Ekonomi lain di Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan oleh DPD RI di Ruang Rapat Utama Rektorat Universitas Bengkulu. Rabu (27/11/2019).

Ketiga Putra Musi Rawas itu diantaranya, Apriliansyah putra asli dari Muara Beliti memiliki usaha di Bengkulu bersama AMR Group nya yang focus pada konveksi, percetakan dan perlengkapan pramuka.

“Keadaan jangan selalu dilihat sebagai masalah, namun lihatlah setiap keadaan sebagai peluang,”kata Apri yang merupakan alumni penerima Beasiswa Bidikmisi dari prodi Ilmu Kelautan Unib.

Selanjutnya, Zairi Poetra Rafflesia Coffee yang Founder dan Owner nya juga merupakan putra asli Dusun IV Desa Suro Kecamatan Muara Beliti.

putra daerah asli Kecamatan Sumberharta, Nazamudin yang focus usahanya pada kampungguru.com sebagai pusat les privat di Indonesia yang menyediakan guru les dari semua bidang ilmu mulai tingkat SD, SMP, SMA dan Umum. (Dok. infosdotcom)

“Poetra Rafflesia Coffee dengan tagline nya Andalan Para Petani Kopi, adalah sebuah usaha yang bergerak di sector Agribisnis dengan produk utama kopi premium khas Bengkulu. Pasar utamanya adalah Pulau Jawa terutama Jakarta dan sekitarnya,” ujar Zairi menjelaskan usai menerima apresiasi dari Wakil Ketua DPD RI.

Terakhir, putra daerah asli Kecamatan Sumberharta, Nazamudin yang focus usahanya pada kampungguru.com sebagai pusat les privat di Indonesia yang menyediakan guru les dari semua bidang ilmu mulai tingkat SD, SMP, SMA dan Umum.

Selain itu juga rumahwebsite.xyz yang merupakan layanan jasa pembuatan website dan aplikasi yang dapat meningkatkan branding usaha untuk meingkatkan nilai produk dimata konsumen.

Usai menjadi keynote speaker Focus Group Discuissian (FGD), Wakil Ketua III DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menjelaskan saat ini sudah banyak bermunculan entrepreneur muda yang menciptakan bisnis startup yang memiliki inovasi dan kreatifitas tanpa batas.

“Mau tidak mau, suka tidak suka dunia startup menjadi bagian dari pelaku ekonomi mikro, kecil dan menengah bahkan ada yang sudah menjadi raksasa seperti Gojek dan Bukalapak. Kondisi ini sangat menginspirasi kalangan muda termasuk di Provinsi Bengkulu,”ujar Sultan mengawali sambutanya

Zairi yang merupakan Founder dan Owner nya Poetra Rafflesia Coffeejuga merupakan putra asli Dusun IV Desa Suro Kecamatan Muara Beliti.(dok. Infosdotcom)

Sultan Bachtiar Najamudin mendorong generasi penerus bangsa yang ada di Bengkulu, untuk dapat menumbuh kembangkan jiwa enterprenuer, atau menjadi seorang pengusaha muda pemula hingga menengah.

Mengingat dengan lahirnya pelaku usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau Usaha Kecil Menengah (UKM) dari kalangan muda, akan menjadi pengusaha sukses di masa mendatang.

“Kita ada program baik di lembaga DPD RI sendiri, dan juga saya pernah menjabat Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), untuk mempercepat skala peningkatan profesi pengusaha pemula maupun skala menengah, dengan menumbuh kembangkan jiwa enterprenuer di kalangan muda khususnya mahasiswa. Jika jiwa enterprenuer sudah terbentuk, maka akan muda menjadi pengusaha yang sesungguhnya,” ungkap mantan Wagub Bengkulu ini.

“Pendidikan itu bukan melulu teks book yang tinggal baca, tapi lebih pada pendidikan kepribadian, karakter, empat pilar kebangsaan dan ilmu pengetahuan terkini dan update, karena jika hanya berfikir pada pandangan lama, dikawatirkan akan semakin tertinggal nantinya,” demikian ujat Sultan mengakhiri.(redaksi/cb/rls)

Comments
Loading...