Polda Sumsel Temukan 2 Hektar Lahan Ganja di Muratara

Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Firli Bahuri M.Si didampingi Bupati Mura H Hendra Gunawan dan Bupati Muarata, HM Syarif Hidayat dan jajaran Polda Sumsel usai menggelar press release, Sabtu (03/08/2019) di Mapolres Musi Rawas

iNFOSEMPURNA.com,MUSIRAWAS – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel menemukan 2 hektar lahan yang didalamnya terdapat  3.700 batang pohon ganja siap panen di dua lokasi dalam wilayah Kecamatan Karang  Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs Firli Bahuri M.Si didampingi Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan dan Bupati Musi Rawas Utara, HM Syarif Hidayat, Sabtu (03/08/2019) di Mapolres Musi Rawas saat menggelar press release mengatakan temuan ini merupakan hasil kerja keras  Tim Gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bersama Polres Musi Rawas, Polres Lubuklinggau dan Brimob Petanang Lubuklinggau, selama dua hari (1-2/08/2019).

Dikatakan Kapolda, ditemukannya ladang ganja seluas 1,5 hektar di Kabupaten Muratara. Lokasi pertama di Desa Sukaraja seluas 1 hektar, terdapat 3.000 batang ganja siap panen. Untuk lokasi kedua ditemukan 700 batang ganja di lahan seluas 0,5  hektare di Bukit Cermin Desa Lubuk Kumbung, yang keduanya masuk dalam wilayah Kecamatan Karang Jaya.

Untuk pemilik ladang  ganja di lokasi pertama yaitu  Arpandi (45 tahun), warga Desa Sukaraja, dan sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).  Sementara pemilik lokasi kedua, masih terus didalami oleh Polda Sumsel.

Temuan ganja di lokasi ini, kata Kapolda merupakan yang ke 3 kalinya kurun waktu 5 tahun terakhir. Diketahui pada 2015 lalu juga ditemukan ladang ganja di desa yang sama oleh jajaran Polres Musi Rawas seluas sekitar 5 hektare dan pada Oktober 2018 Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Lubuklinggau menemukan satu hektar ladang ganja di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang.

Tekait dengan temuan lahan ganja ini, Kaplda Irjen Firli mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Muratara dan Musi Rawas untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan masyarakat dan aparat, khususnya daerah-daerah yang rawan dan berpotensi untuk budidaya ganja dan peredaran narkoba, sehingga pemberantasan narkoba dapat berjalan secara efektif.

“Masyarakat harus diberikan wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, ini salah satu cara untuk memutuskan mata rantai peredaran narkoba. Pemerintah harus bekerjasama dengan masyarakat dalam membrantas narkoba. Sumatera Selatan harus bebas dari narkoba,” tegas Kapolda Sumsel  ini.

Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H M Syarif Hidayat pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada jajaran pihak kepolisian dan pihak terkaitnya didalamnya, yang berhasil mengungkap ladang ganja di wilayah Kabupaten Muratara.

Dikatakan Syarif, pihaknya juga telah berkomitmen untuk lima tahun kedepan, Muratara bersih narkoba dengan berbagai cara seperti terus mensosialisasikan bahaya narkoba, bahkan pihaknya telah memproses pembentukan Badan Narkotika Nasional(BNNK)  Muratara.

“kami dari jajaran Pemkab Muratara setiap kunjungan selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap segala jenis narkoba, khususnya sabu dan ganja,” tutup Syarif.

Hadir dalam press release ungkap ini, Dandim 0406 Mura, Letkol Inf M. A’an Setiawan, S.Sos., M.I.Pol, jajaran Polda Sumsel, Polres Musi Rawas dan unsur Forkompimda Kabupaten Musi Rawas.(redaksi/sdn/cb)

Comments
Loading...