Pilkada Serentak 2020 Musi Rawas: Menakar Kandidat Calon Pendamping Sang Incumbent

Kandidat Incumbent H. Hendra Gunawan pada Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Musi Rawas. (Dok. Infosdotcom)

TAHAPAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak paska Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) telah dilanjutkan. Pendaftaran pasangan calon (Paslon) akan dibuka pada 04 September hingga 06 September 2020 oleh KPUD Musi Rawas.

Hingga saat, baru dua kandidat yang hampir dipastikan akan maju pada Pilkada Serentak, 09 Desember 2020 mendatang. Salah satu paslon perseorangan yang saat ini telah mengajukan persyaratan yakni Akmaludin-Triono dan pihak KPUD Mura telah melakukan coklit atau berivikasi faktual dukungan paslon perorangan yang dilaksanakan dari 15 Juli hingga 13 Agustus 2020.

Sementara untuk kandidat yang diusung Partai Politik akan dimulai pendaftaran pada 04 September hingga 06 September 2020 mendatang. Namun, hingga saat ini, berdasarkan pemberitaan dan informasi yang berkembang, baru satu nama yang telah mengantongi rekomendasi partai politik yakni Incumbent H. Hendra Gunawab (H2G).

Setidaknya ada 4 Parpol yang telah menyerahkan rekomendasi sebagai partai pengusung H2G untuk menjadi kandidat Pilkada 2020 Mura ini dengan total 13 kursi DPRD Mura, diantaranya Partai Nasdem (5 kursi), PAN (4 kursi), PBB (1 kursi) dan PKS (3 kursi). Dan berdasarkan informasi yang dipercaya dalam waktu dekat akan ada parpol lainnya yang akan menyerahkan rekomendasi.

Diketahui, jumlah Kursi DPRD Mura sebanyak 40 kursi tang terbagi atas PDI Perjuangan (8), Partai Golkar (7), Partai Nasdem (5), Gerindra (5), PAN (4), Demokrat (3), PKS (3), PKB (3), Hanura (1) dan PBB (1). Untuk mengajukan paslon dari Parpol, persyaratan yang diamanatkan setidaknya didukung oleh 20 persen atau 8 kursi DPRD.

Jika melihat dari total dukungan 13 Kursi di Lembaga Legislatif ini maka H2G sudah dapat dipastikan telah memenuhi syarat untuk mendaftarkan menjadi kandidat Pilkada 2020. Namun yang menjadi pertanyaan siapakah calon pendamping H2G pada konstestasi politik tahun 2020 ini.

Penulis mencoba untuk menakar peluang beberapa kandidat yang diprediksi dapat mendampingi H2G pada periode 2020-2024 mendatang yang diambil berdasarkan analisa, informasi, isu dan sumber-sumber lainnya yang dapat dipercaya.

Untuk pendamping H2G, penulis merangkum setidaknya ada sepuluh tokoh yang dimungkinkan mendampingi H2G diantaranya Hj Suwarti (Wabup Mura yang juga Politisi Gerindra), Mulyana (ASN yang juga Direktur KSP Rias), Prayitno (Anggota DPRD Mura), Ratnawati Mahmud Amin (Direktur PDAM Lubuklinggau), Wahyu Sumadi (PAN), Azandri (Ketua DPRD Mura/PDI Perjuangan), Yudi Pratama (Anggota DPRD Mura/Peraih Suara Terbanyak Caleg PDIP), Firdaus Cek Olah (Waka DPRD Mura/Ketua DPD Golkar Mura), Rusidi, SH (Sekertaris DPD Golkar Mura) dan H Rodi Wijaya (Ketua DPRD Lubuklinggau/Ketua DPD Golkar Lubuklinggau)

Dari kesepuluh nama tersebut, setidaknya ada alasan-alasan yang sangat mendasar sehingga dapat mendamping sang Incumbent. Seperti Hj. Suwarti yang pada Pilkada 2015 lalu mendampingi H2G dan berhasil mengalahkan  paslon lainnya. Tokoh ini, sudah sangat dikenal di kalangan Suku Jawa (Mura Tengah) dan memiliki basis utama di Kecamatan Megang Sakti (Penentu Kemengan Pilkada 2015).

Selain itu, Hj. Suwarti juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Musi Rawas, Ketua IBI Musi Rawas dan banyak dikenal dikalangan Anggota Pramuka. Ditambah Suaminya H. Burlian juga saat ini duduk di DPRD Provinsi Sumsel.

Selanjutnya, Mulyana yang sudah sangat dikenal dan menjadi representatif Suku Jawa dan dikalangan tenaga pendidik (Guru), sosok ini juga memiliki pengaruh, ditambah prestasinya sebagai Direktur KSP Rias yang memiliki anggota terbesar di Kabupaten Musi Rawas bahkan di Provinsi Sumsel.

Prayitno Anggota DPRD Mura dari Partai Gerindra yang merupakan adik dari Hj. Suwarti juga digadang-gadangkan akan mendampingi H2G, selain memiliki basis suara yang jelas juga merupakan refrensentatif dari suku Jawa khususnya di Kecamatan Megang Sakti dan sekitarnya.

Sosok Ratna Mahmud Amin, sudah cukup dikenal di Kabupaten Musi Rawas, selain menjadi kompetitor di Pilkada 2015 lalu yang berpasangan dengan Zabur Nawawi dengan perbedaan raihan suara dengan H2G-Suwarti sekitar 2000 suara, sosok ini juga merupakan refresentatif dari Suku Lembak (Muara Beliti) yang dipercaya saat ini masih memiliki pengaruh di Kabupaten Musi Rawas.

Selanjutnya Wahyu Sumadi, sosok ini dikalangan Milenials sudah sangat dikenal. Anggota Legislatif 2 periode ini merupakan refresentatif dari suku Musi khususnya Muara Kelingi dan Lakitan. Selain itu, Wahyu juga merupakan Ketua DPD PAN Musi Rawas. Saat ini terlihat, alat peraga kampanye (baligho) sudah terlihat disetiap sudut dan menempatkan dirinya sebagai bakal calon Wakil Bupati Musi Rawas.

Ketua DPRD Mura, Azandri yang juga Sekertaris DPC PDI Perjuangan ini dikabarkan berpeluang mendampingi H2G, selain menjabat sebagai Ketua DPRD Mura, sosok ini merupakan kali ketiga terpilih menjadi anggota DPRD Mura dan refrensentatif dari Suku Lembak (TPK).

Selanjutnya, Yudi Pratama, Ketua DPRD Mura periode 2014-2019 ini, merupakan referensentatif dari kalangan Milenials, Suku Lembak dan Jawa serta peraih suara terbanyak di PDIP pada Pileg 2019 di Kabupaten Musi Rawas.

Firdaus Cek Olah (FCO), Wakil Ketua DPRD Mura yang juga Ketua DPD Golkar Mura juga diprediksi dapat mendampingi H2G pada Pilkada 2020 ini, selain refrensentatf dari Suku Musi (Muara Lakitan) dan kaum milinials serta partai yang dipimpinnya pemilik 7 kursi di DPRD Mura, sosok ini diinformasikan telah melakukan sosialisasi dan pembentukan Relawan diseluruh wilayah Kabupaten Musi Rawas yang dikenal dengan Relawan FCO sebagai Cabup Mura pada Pilkada 2020 ini.

Sekertaris DPD Partai Golkar Mura, Rusidi, SH juga berpeluang untuk mendampingi Incumbent, selain refresentatif dari Suku Lembak (Muara Beliti dan TPK), Rusidi juga dikenal dengan kosistensinya di Partai Golkar.

Selanjutnya H Rodi Wijaya (HRW) Ketua DPRD Kota Lubuklinggau dan Ketua DPD Golkar Lubuklinggau 2 Periode diisukan akan diusulkan untuk mendampingi H2G pada Pilkada 2020. Selain itu, sosok ini merupakan refrensentatif dari Suku Lembak.

Dari ulasan singkat diatas, maka semuanya memiliki peluang dan sangat layak untuk mendampingi kandidat Incumbent, namun hal itu dikembalikan lagi kepada partai pengusung dan pendukung serta pada kandidat H2G, tentu dengan alasan-alasan tertentu. Terlagi saat ini, ada beberapa nama seperti FCO dan Ratna Mahmud Amin dikabarkan akan maju sebagai Kandidat Calon Bupati (Cabup) menjadi kompetitor Incumbent.

Demikian ulasan singkat dan dangkal, setidaknya tulisan ini dapat menjadi bahan diskusi dan informasi bagi pembaca. Mohon maaf jika ada kesalahan dan semoga bermanfaat.(Red**/Diolah Dari Berbagai Sumber*)

Comments
Loading...