Pilkada 2020: H2G Berpotensi Didukung 90 Persen Kursi DPRD Musi Rawas

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak telah memasuki babak baru. Setelah ditetapkan 09 Desember 2020 waktu pencoblosan, kini tahapan Pilkada sudah kembali dijalankan oleh KPUD, meski negeri ini mash dilanda pandemi Covid-19.

Kabupaten Musi Rawas menjadi salah satu daerah yang ikut dalam prosesi politik 5 tahunan, kini masyarakat masih bertanya-tanya siapa saja yang bakal maju dalam ajang ini.

Ada beberapa nama yang santer bakal mengadu nasib untuk menjadi pemimpin di Musi Rawas, hal ini dilihat dari obrolan di tengah masyarakat, medsos dan baligho yang bertebaran di sepanjang jalan.

Sebut saja, ada kandidat Incumbent H Hendra Gunawan, Ketua DPD Golkar Mura, Firdaus Cek Olah (FCO), Ratna Mahmud Amin, Politisi PAN Mura, Wahyu Sumadi dan Calon Indenpenden Akmaludin-Triono serta banyak kandidat lainnya.

Dari sederetan nama yang ada, hanya 2 kandidat yang hampir pasti akan menjadi kandidat pada pilkada 09 Desember 2020 mendatang yakni H Hendra Gunawan (H2G) yang telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Nasdem, Partai Aman Nasional (PAN), PBB dan PKS.

Serta pasangan Akmaludin-Triono yang lebih dulu mendaftar sebagai kandidat perorangan di KPU Mura yang saat ini masih sedang dilakukan verifikasi faktual dukungan masyarakat.

Kembali lagi ke kandidat yang diusung Parpol, jika dilihat dari Pilkada 2015 lalu, ada  3 pasang kandidat yang berkompetisi, diantaranya H Hendra Gunawan – Hj Suwarti (H2G Berarti) yang diusung oleh 5 Parpol dengan 17 Kursi yakni Partai Golkar (5 Kursi), Partai Nasdem (4 Kursi), Partai Gerindra (4 Kursi) Partai PKS (4 Kursi) dan PKB (1 Kursi).

Sementara untuk pasangan Ratna Mahmud – Zabur Nawawi didukung 15 Kursi DPR dengan komposisi partai pengusung, Partai Demokrat (5 kursi), Partai Amanat Nasional (4 kursi), Hanura (3 kursi), PBB (2 kursi) dan PKPI (1 kursi), sementara untuk pasangan Zulkarnain – Hj Ratna Ibnu Amin diusing 2 partai yakni PDI Perjungan (7 kursi) dan PPP (1 kursi).

Mengacu pada parpol pengusung pilkada 2015, jika parpol tetap konsisten mengusung H2G maka jumlah kursi parpol pendukung incumbent berdasarkan hasil pileg 2019 ini meningkat menjadi 23 kursi dengan komposisi Partai Golkar (7 kursi), Partai Nasdem (5 kursi), Partai Gerindra (5 kursi) Partai PKS (3 kursi) dan PKB (3 kursi).

Sementara partai diluar koalisi 2015 yang telah menyatakan dukungan ke H2G yakni PBB (1 Kursi) dan PAN (4 kursi). Selain itu, berdasarkan informasi dari berbagai sumber dan yang berkembang dimungkinkan PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu dengan raihan 8 kursi DPRD Mura akan mendukung kandidat incumbent. Jika di totalkan maka jumlah kursi partai pendukung H2G sebanyak 36 Kursi atau 90 persen dari total keseluruhan kursi DPRD Mura.

Sementara untuk 4 kursi lainnya dimiliki oleh partai pengusung Ratna Mahmud-Zabur Nawawi pada Pilkada 2015 lalu yakni Partai Demokrat (3 kursi) dan Hanura (1 kursi).

Diketahui, untuk mengusung kandidat pada pilkada serentak 2020 ini, kandidat harus memenuhi 20 persen (8 kursi) dari jumlah keseluruhan kursi di lembaga legislatif ini.

Dari ulasan diatas maka penulis dapat membuat hipotesis bahwa dimungkinkan Pilkada di Musi Rawas akan di ikuti maksimal 2 pasang kandidat yakni 1 kandidat dari dukungan partai politik dan 1 kandidat dari jalur independen dengan catatan kandidat independen dinyatakan memenuhi syarat sebagai kandidat untuk maju dalam pilkada oleh KPUD Musi Rawas.

Demikian analisa ringan ini yang sangat berkemungkinan analisa ini akan berubah dan karena politik sifatnya dinamis, dapat berubah setiap saat. Semoga bermanfaat. (Redaksi**/Diolah Dari Berbagai Sumber)

Comments
Loading...