11 Rumah di Desa Besar Ibul II Pemulutan Ludes Terbakar

Gubernur HD Kunjungi Korban Kebakaran

Gubernur Sumsel H. Herman Deru meninjau lokasi kebakaran di Desa Besar Ibul III Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir, Minggu (28/06/2020). Kebakaran yang terjadi beberapa hari kemarin setidaknya mengakibatkan 11 rumah terbakar beserta harta benda lainnya.(Dok. Humas Pemprov Sumsel)

iNFOSEMPURNA.com.OKI – Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Ketua PMI Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru meninjau langsung korban bencana kebakaran di Desa Besar Ibul III Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir, Minggu (28/6). Kebakaran yang terjadi beberapa hari kemarin setidaknya mengakibatkan 11 rumah terbakar beserta harta benda lainnya.

Dikutip dari laporan, kebakaran ini terjadi diduga dari korsleting kemudian menyambar tempat penampungan BBM. Api mulai terlihat pada pukul 08.30 kemudian membesar.

Kehadiran Gubernur beserta Ibu ditengah-tengah warga yang tertimpa musibah selain memberikan suport dan semangat, warga juga merasa senang ataupun sedikit terobati, karena Gubernur Herman Deru membawakan beberapa bantuan paket sembako dan lainnya untuk meringankan beban warga.

Dikesempatan ini Gubernur Herman Deru memberikan bantuan paket sembako, peralatan dapur keluarga (kompor gas dua tungku beserta tabung gas dan lainnya) peralatan sekolah, selimut dan lainnya. Selain itu Ketua PMI Provinsi Sumsel Febrita Lustia Herman Deru juga memberikan bantuan berupa paket sembako, peralatan dapur dan paket sembako lainnya.

Dalam sambutan itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan turut prihatin atas musibah yang ditimpa warganya. Musibah ini dia menilai menjadi intropeksi bagi warga di Sumsel.

“Atas nama pribadi dan pemerintah kami mengucapkan turut priahatin, mudah-muduhan ini menjadi cara kita untuk intropeksi untuk semakin berhati-hati. Mungkin ini cara kita yang benar untuk bersyukur. Tidak da satupun diantara kita yang tahu musibah, baik musibah kecil , sedang dan besar,”katanya.

Tak hanya itu, menurutnya, musibah itu juga ada kaitan seperti alam, kelalaian, dan non alam. Kelailaian ini dinilainya harus menjadi tugasnya petugas. Apakah karena kebakaran aliran listrik yang tidak tepat, ataupun kompor yang lupa mematikan. “Saya datang melihat kesini alhamdulilah tidak ada laporan orang cedera ataupun lainnya,”ungkapnya.(red/arc/rls)

Comments
Loading...